inter inter

Serena: 5 Mei Adalah Sebuah Drama. Tahun Ini Bukanlah Kegagalan Bagi Inter, Karena…

Daniele Mari

IN ITALIANO: http://www.fcinter1908.it/ultimora/serena-il-5-maggio-fu-un-dramma-questanno-non-un-fallimento-per-linter-ma/ Michele Serena diwawancara oleh LaLazioSiamoNoi.it dan berbicara tentang laga besok antara Inter dan Lazio serta mengenang...

Michele Serena diwawancara oleh LaLazioSiamoNoi.it dan berbicara tentang laga besok antara Inter dan Lazio serta mengenang kembali laga yang tak pernah terlupakan pada 5 Mei 2002 di mana Inter gagal meraih gelar di pekan terakhir yang pada awalnya terlihat akan mudah mereka menangkan di Olimpico Stadium:

Apakah kita bisa menyebut ini kegagalan dari kedua tim? “Tentu saya berharap lebih dari Lazio, terutama atas apa yang mereka pertontonkan musim lalu. Sementara bagi Inter, mereka memulai musim dengan sangat baik, namun mengakhiri musim dengan seperti ini tentu sedikit meninggalkan kepahitan di mulut semua orang. Mereka masih kesulitan menembus tiga besar, termasuk untuk lolos ke Liga Champions.”

Mungkin hanya Inter yang memiliki motivasi ekstra untuk laga ini….

“Bagi Lazio saya melihatnya sulit, terlepas dari hasil yang mereka raih di beberapa laga terakhir. Inter sudah dipastikan kembali ke Eropa. Walaupun kita hanya berbicara Europa League bukan Liga Champions.”

Lazio menuai hasil negatif di liga musim ini… “Mereka memiliki pemain yang bagus dan tangguh. Saya pikir musim ini mereka gagal menemukan kontinuitas permainan. Mereka membuang kesempatan lolos ke Liga Champions dan memutuskan untuk bertahan di kompetisi Eropa. Saya tidak tahu apa yang menjadi alasan, yang jelas ada lebih dari satu alasan. Mereka memiliki kualitas yang dibutuhkan namun hingga saat ini masih belum bisa mengeluarkan seluruhnya.”

Mempercayakan posisi kepelatihan kepada Inzaghi untuk musim depan? “Mereka memutuskan untuk mengganti Stefano Pioli dan memilih solusi internal. Jadi pertanyaan seperti ini hanya bisa dijawab oleh pihak klub. Saya tidak tahu apakah mereka memiliki ide untuk terus bersama Inzaghi atau tidak.”

Simone Inzaghi tentu juga mengenang laga 5 Mei 2002. Anda juga berada di bangku cadangan Inter kala itu… “Sebuah tragedi menurut saya. Saya masih mengingatnya dengan sangat baik. Saya bagian dari tim kala itu. Saya berada di bangku cadangan dan mendapatkan kesempatan untuk bermain di awal babak kedua. Saya sudah melakukan pemanasan, dan kemudian kami kebobolan. Itu adalah sebuah drama dalam sepakbola. Saya bisa merasakan jika gelar juara di seragam kami. Di satu sisi ini adalah drama dalam olah raga, namun di sisi lain ini adalah keindahan sepakbola. Lazio sudah tidak memiliki apa-apa kala itu, namun mereka tetap berjuang dengan tetap memainkan gaya bermain mereka.”